biaya bongkar bangunan per m2

Biaya bongkar bangunan per m² dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti jenis bangunan, material yang digunakan, lokasi proyek, dan kesulitan pekerjaan. Berikut adalah perkiraan biaya bongkar bangunan per m² untuk beberapa jenis bangunan pada tahun 2025.

Perkiraan Biaya Bongkar Bangunan per m²

Jenis BangunanPerkiraan Biaya Bongkar per m²
Rumah Kayu atau Bangunan RinganRp 50.000 – Rp 80.000 per m²
Rumah Beton Ringan (1 Lantai)Rp 100.000 – Rp 150.000 per m²
Rumah Beton Bertulang (1 Lantai)Rp 150.000 – Rp 250.000 per m²
Bangunan Bertingkat (2 Lantai ke Atas)Rp 200.000 – Rp 350.000 per m²
Bangunan dengan Material Keras (Beton Bertulang, Batu Bata)Rp 250.000 – Rp 400.000 per m²

Faktor yang Mempengaruhi Biaya Bongkar Bangunan per m²

  1. Jenis dan Material Bangunan
    • Rumah Kayu atau Material Ringan (misalnya gypsum atau papan partikel) lebih murah untuk dibongkar dibandingkan dengan beton bertulang atau batu bata, yang membutuhkan alat berat dan lebih banyak tenaga kerja.
  2. Jumlah Lantai
    • Semakin banyak lantai, semakin mahal biaya bongkarannya karena pekerjaan lebih rumit, terutama jika harus dibongkar lapis demi lapis. Bangunan bertingkat juga memerlukan lebih banyak alat berat dan pengamanan.
  3. Kesulitan Akses Lokasi
    • Jika bangunan sulit dijangkau oleh alat berat, misalnya karena jalan sempit atau lokasi yang padat, biaya bisa meningkat. Proyek di kota besar atau daerah yang sulit dijangkau cenderung lebih mahal.
  4. Peralatan yang Digunakan
    • Sewa alat berat seperti eksavator, backhoe, atau crane untuk menghancurkan bangunan akan memengaruhi biaya. Alat ini biasanya disewa dengan harga antara Rp 1.500.000 – Rp 4.000.000 per hari, tergantung jenis alat dan lokasi.
  5. Pembuangan Sampah Bangunan
    • Proyek bongkar bangunan akan menghasilkan sampah yang perlu dibuang. Biaya pembuangan material yang dibongkar, seperti beton, batu bata, atau kayu, dapat mencapai Rp 5.000.000 – Rp 10.000.000 tergantung volume material yang dihasilkan.
  6. Perizinan
    • Beberapa daerah mengharuskan untuk mengurus izin bongkar bangunan, yang bisa memengaruhi biaya tambahan. Biaya izin bongkar bangunan bervariasi tergantung pada peraturan lokal, tetapi umumnya berkisar antara Rp 500.000 – Rp 3.000.000.

Contoh Perhitungan Biaya Bongkar Bangunan

  1. Rumah Kayu atau Bangunan Ringan:
    • Luas: 100 m²
    • Biaya Bongkar: Rp 50.000 – Rp 80.000 per m²
    • Total Biaya: Rp 5.000.000 – Rp 8.000.000
  2. Rumah Beton Ringan (1 Lantai):
    • Luas: 120 m²
    • Biaya Bongkar: Rp 100.000 – Rp 150.000 per m²
    • Total Biaya: Rp 12.000.000 – Rp 18.000.000
  3. Rumah Beton Bertulang (1 Lantai):
    • Luas: 150 m²
    • Biaya Bongkar: Rp 150.000 – Rp 250.000 per m²
    • Total Biaya: Rp 22.500.000 – Rp 37.500.000
  4. Bangunan Bertingkat (2 Lantai ke Atas):
    • Luas: 200 m²
    • Biaya Bongkar: Rp 200.000 – Rp 350.000 per m²
    • Total Biaya: Rp 40.000.000 – Rp 70.000.000
  5. Bangunan dengan Material Keras (Beton Bertulang, Batu Bata):
    • Luas: 300 m²
    • Biaya Bongkar: Rp 250.000 – Rp 400.000 per m²
    • Total Biaya: Rp 75.000.000 – Rp 120.000.000

Kesimpulan

  • Biaya bongkar bangunan per m² dapat berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 400.000 tergantung pada jenis bangunan, material, dan lokasi proyek.
  • Bangunan ringan seperti rumah kayu akan lebih murah untuk dibongkar, sedangkan bangunan beton bertulang atau gedung bertingkat membutuhkan lebih banyak alat berat dan tenaga kerja, sehingga biayanya lebih tinggi.
  • Selain biaya per m², jangan lupa untuk memperhitungkan biaya tambahan seperti sewa alat berat, pembuangan sampah, dan perizinan yang dapat mempengaruhi total biaya.

Penting untuk mendapatkan penawaran dari beberapa penyedia jasa bongkar bangunan untuk memastikan harga yang wajar dan sesuai anggaran Anda.

Design a site like this with WordPress.com
Get started